Karantina Jambi Gelar Public Hearing untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Karantina Jambi Gelar Public Hearing untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Karantina Jambi Gelar Public Hearing untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jambi mengadakan sebuah forum terbuka (public hearing) yang bertujuan memperkuat komitmen dalam memberikan layanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan berkualitas. Acara yang berlangsung di gedung utama Karantina Jambi tersebut dihadiri oleh perwakilan lembaga pemerintah, organisasi non‑profit, serta warga masyarakat yang memiliki kepentingan dalam bidang karantina.

Dalam sambutannya, kepala Balai Karantina Jambi menegaskan bahwa peningkatan standar layanan bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret yang akan diimplementasikan melalui beberapa program utama, antara lain:

  • Penguatan prosedur inspeksi dan karantina untuk mencegah masuknya hama dan penyakit pada hewan, ikan, serta tumbuhan.
  • Penerapan sistem informasi berbasis digital yang memudahkan pemantauan dan pelaporan secara real‑time.
  • Penyediaan pelatihan reguler bagi petugas lapangan guna meningkatkan kompetensi teknis dan etika pelayanan.
  • Pengawasan internal dan eksternal yang lebih ketat untuk memastikan akuntabilitas setiap kegiatan.

Para peserta forum menyampaikan harapan dan masukan terkait tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sarana, kebutuhan peningkatan kapasitas SDM, serta pentingnya kolaborasi lintas sektoral. Beberapa usulan konkret meliputi:

  1. Peningkatan anggaran operasional khusus untuk pembaruan peralatan karantina.
  2. Pengembangan portal layanan online yang terintegrasi dengan sistem perizinan nasional.
  3. Pembentukan tim audit independen yang melakukan evaluasi berkala.

Setelah diskusi, pihak Balai Karantina Jambi berkomitmen untuk menyusun rencana aksi yang mencakup target jangka pendek dan jangka panjang, serta mekanisme pelaporan kepada publik. Rencana tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi karantina dan memperkuat peran Jambi dalam jaringan karantina nasional.

Public hearing ini juga menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pelayanan publik yang baik harus senantiasa terbuka terhadap kritik, saran, dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan. Dengan langkah‑langkah tersebut, Karantina Jambi berharap dapat menjadi contoh bagi lembaga serupa di seluruh Indonesia dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.