Kasus Keracunan MBG di SPPG Tembok Dukuh Surabaya: Sekolah Belum Memiliki Sertifikat Laik Higiene
Kasus Keracunan MBG di SPPG Tembok Dukuh Surabaya: Sekolah Belum Memiliki Sertifikat Laik Higiene

Kasus Keracunan MBG di SPPG Tembok Dukuh Surabaya: Sekolah Belum Memiliki Sertifikat Laik Higiene

Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Surabaya – Pada awal minggu ini, Sekolah Persiapan Pengajaran Guru (SPPG) Tembok Dukuh di Surabaya dilaporkan mengalami kasus keracunan makanan berbahan dasar Mie Basah Goreng (MBG) yang menimpa sekitar 210 siswa. Mayoritas korban mengalami gejala mual, muntah, diare, dan keluhan kram perut dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan di kantin sekolah.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim medis setempat, penyebab pasti keracunan belum dapat dipastikan. Namun, temuan awal menunjukkan adanya potensi kontaminasi bakteri atau bahan kimia yang tidak sesuai standar kebersihan.

Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa SPPG Tembok Dukuh belum memiliki Sertifikat Laik Higiene (SLH), dokumen resmi yang menyatakan bahwa fasilitas makanan telah memenuhi persyaratan sanitasi dan keamanan pangan. Ketiadaan sertifikat ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai prosedur pengawasan kebersihan di kantin sekolah.

  • Penutupan sementara kantin hingga hasil audit selesai.
  • Pengecekan ulang semua bahan baku makanan yang masuk ke sekolah.
  • Pelatihan ulang bagi staf kantin mengenai prosedur kebersihan dan penyimpanan makanan.
  • Penerbitan Sertifikat Laik Higiene setelah memenuhi semua persyaratan.

Orang tua siswa diimbau untuk memantau kondisi anak-anak mereka dan melaporkan gejala yang muncul secara cepat ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, pihak sekolah berjanji akan meningkatkan standar kebersihan dan transparansi informasi kepada publik.