Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah pertemuan dengan tokoh Keluarga Muda (KDM) menekankan pentingnya perubahan pola belanja warga kelas menengah atas. Ia mengajak kelompok tersebut untuk lebih sering bertransaksi di pedagang keliling dan warung di sekitar lingkungan masing‑masing.
Beberapa alasan utama yang disampaikan meliputi:
- Peningkatan pendapatan pedagang kecil yang terdampak pandemi.
- Pengurangan kemacetan dan polusi akibat kunjungan ke pusat perbelanjaan besar.
- Penguatan jaringan sosial antar‑tetangga melalui interaksi di warung.
- Dukungan terhadap program “Belanja Lokal” yang telah digencarkan pemerintah provinsi.
KDM menanggapi ajakan tersebut dengan antusias, menyatakan akan mengkampanyekan gerakan “Belanja di Sekitar” melalui media sosial dan pertemuan komunitas. Mereka juga berencana menyusun panduan praktis bagi anggota agar lebih mudah menemukan pedagang keliling yang terpercaya.
Jika gerakan ini berhasil, diperkirakan pendapatan UMKM di Jawa Barat dapat meningkat hingga 15 % dalam satu tahun ke depan, menurut proyeksi Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dampak positif tersebut tidak hanya dirasakan oleh pedagang, tetapi juga oleh konsumen yang dapat menikmati harga yang lebih bersahabat.
Gubernur menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa perubahan perilaku belanja bukan hanya sekadar kebijakan, melainkan sebuah budaya baru yang harus ditanamkan sejak dini. “Kita semua memiliki peran dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif,” pungkasnya.







