Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Pada Rabu malam, 29 April 2024, sekitar pukul 23.00 WIB, sebuah kebakaran besar melanda Pasar Kanjengan yang terletak di belakang kompleks Pasar Johar, Semarang. Api yang menyala cepat menggerogoti ribuan meter persegi area pasar, mengakibatkan ratusan kios pedagang terbakar habis.
Struktur pasar yang mayoritas terbuat dari kayu dan lorong yang sempit memperparah penyebaran api. Asap tebal menyelimuti area sekitar, menyulitkan upaya pemadaman dan evakuasi. Tim pemadam kebakaran Kota Semarang tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WIB dan langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan busa pemadam serta selang air bertekanan tinggi.
Setelah bekerja intensif selama lebih dari tiga jam, api berhasil diredam pada dini hari, tepatnya sekitar pukul 02.30 WIB. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, sejumlah pedagang dilaporkan mengalami luka ringan akibat kepanikan dan terpapar asap beracun.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Semarang, Kombes Pol. Heri Wahyudi, menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korsleting listrik atau kebocoran gas di salah satu warung makanan.
Pemerintah Kota Semarang melalui Gubernur dan Wali Kota berjanji akan memberikan bantuan darurat kepada para korban, termasuk penyaluran dana bantuan, penyediaan tempat penampungan sementara, serta bantuan logistik untuk memulihkan usaha yang terdampak. Selain itu, pihak berwenang berencana melakukan revitalisasi pasar dengan standar bangunan yang lebih aman.
Berbagai reaksi muncul dari masyarakat dan para pedagang. Sebagian menyatakan keprihatinan atas kehilangan mata pencaharian, sementara yang lain menyoroti pentingnya penegakan regulasi keselamatan kebakaran di pasar tradisional.
Berikut langkah-langkah yang dijanjikan oleh pemerintah daerah untuk menanggapi kejadian ini:
- Penyediaan bantuan finansial darurat bagi pedagang yang kehilangan kios.
- Pembangunan kembali area pasar dengan material tahan api.
- Penyuluhan dan pelatihan kebakaran bagi pedagang dan pengelola pasar.
- Pengawasan ketat terhadap instalasi listrik dan gas di seluruh pasar tradisional.
Kebakaran di Pasar Kanjengan menjadi peringatan bagi kota Semarang akan pentingnya peningkatan standar keselamatan di ruang publik, terutama di pasar tradisional yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.




