Kemenag Tentukan 1 Zulhijjah 1477 H Bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026
Kemenag Tentukan 1 Zulhijjah 1477 H Bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026

Kemenag Tentukan 1 Zulhijjah 1477 H Bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026

Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) telah menggelar Sidang Isbat pada hari Minggu, 17 Mei 2026, di kantor pusatnya, Jakarta Pusat, untuk menetapkan penanggalan resmi awal bulan Zulhijjah 1477 H. Hasil keputusan Sidang tersebut menyebutkan bahwa 1 Zulhijjah 1477 H akan jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Sidang Isbat merupakan prosedur standar yang dilakukan Kemenag setiap tahun guna memastikan keakuratan penanggalan Hijriah berdasarkan pengamatan astronomi dan perhitungan ilmiah. Dalam pertemuan kali ini, para ahli falak, astronom, serta perwakilan kementerian membahas data pergerakan bulan, posisi matahari, serta faktor-faktor lain yang memengaruhi penentuan awal bulan.

Penetapan 1 Zulhijjah memiliki arti penting bagi umat Islam di Indonesia, terutama karena bulan ini menandai dimulainya Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) yang merupakan salah satu hari raya terbesar dalam kalender Islam. Dengan tanggal 18 Mei 2026, para pelaku ibadah dapat menyiapkan diri lebih awal untuk menyambut hari raya, termasuk persiapan takbiran, takbir, dan tradisi lainnya.

Berikut ini rangkuman singkat dari keputusan Sidang Isbat:

  • Tanggal resmi 1 Zulhijjah 1477 H: Senin, 18 Mei 2026.
  • Penetapan didasarkan pada perhitungan astronomi modern dan pengamatan matahari-bulan.
  • Pengumuman resmi disampaikan melalui portal Kementerian Agama dan media massa pada hari yang sama.

Selain Idul Fitri, penetapan awal Zulhijjah juga berdampak pada penjadwalan kegiatan keagamaan lain, seperti pelaksanaan takmir, pengumuman zakat, serta perencanaan libur nasional yang biasanya disesuaikan dengan kalender Hijriah.

Kemenag menegaskan bahwa penetapan ini bersifat final dan akan dijadikan acuan bagi seluruh lembaga keagamaan, pemerintah daerah, serta masyarakat luas dalam menyusun agenda kegiatan keagamaan di tahun 2026.