Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenbud) kembali menegaskan pentingnya diplomasi kebudayaan sebagai sarana memperkuat eksistensi seni rupa Indonesia di panggung internasional, khususnya pada ajang Venice Biennale 2026.
Dalam rangka meningkatkan visibilitas seniman rupa tanah air, kementerian mengusulkan serangkaian langkah strategis, antara lain:
- Mengadakan seleksi ketat bagi seniman dan kurator yang akan mewakili Indonesia, dengan melibatkan pakar seni rupa dalam proses penjurian.
- Menyediakan dukungan finansial yang mencakup biaya produksi, transportasi karya, serta akomodasi tim pameran selama periode Biennale.
- Menggandeng institusi budaya baik di dalam maupun luar negeri untuk kolaborasi kuratorial, riset, dan pertukaran pengetahuan.
- Memperkuat jaringan diplomatik melalui Kedutaan Besar Indonesia di Italia, sehingga proses perizinan dan logistik dapat berjalan lancar.
- Mengoptimalkan pemanfaatan media digital untuk mempromosikan karya-karya terpilih sebelum, selama, dan setelah pameran.
Kementerian juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga seni, galeri, serta komunitas kreatif untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan seniman muda. Dengan strategi tersebut, diharapkan seni rupa Indonesia dapat menempati posisi yang lebih kuat dan berkelanjutan di panggung seni dunia.




