Kemendikdasmen Prioritaskan Pembangunan Sekolah Baru di Daerah 3T
Kemendikdasmen Prioritaskan Pembangunan Sekolah Baru di Daerah 3T

Kemendikdasmen Prioritaskan Pembangunan Sekolah Baru di Daerah 3T

Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmen untuk mempercepat pembangunan unit sekolah baru di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T). Langkah ini diambil sebagai respons atas kesenjangan akses pendidikan yang masih signifikan di daerah‑daerah tersebut.

Beberapa poin utama dari rencana tersebut meliputi:

  • Prioritas wilayah: Provinsi dan kabupaten yang masuk dalam kategori 3T akan menjadi fokus utama dalam alokasi dana.
  • Target pembangunan: Pemerintah menargetkan selesai 1.200 unit sekolah baru dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
  • Anggaran: Alokasi anggaran khusus sebesar Rp 3,5 triliun dialokasikan untuk fase pertama, mencakup konstruksi, peralatan belajar, dan pelatihan guru.
  • Kolaborasi lintas sektor: Kemendikdasmen bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Usaha Milik Negara, serta lembaga swadaya masyarakat untuk memastikan kelancaran proyek.
  • Pengawasan dan evaluasi: Tim khusus dibentuk untuk memantau progres, kualitas bangunan, dan kesiapan operasional sekolah.

Manfaat yang diharapkan mencakup peningkatan angka partisipasi sekolah, penurunan angka putus sekolah, serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja selama proses konstruksi.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan program pelatihan intensif bagi guru yang akan ditempatkan di sekolah baru, guna menjamin standar pembelajaran yang memadai sejak pertama kali beroperasi.

Dengan strategi terintegrasi ini, diharapkan kesenjangan pendidikan di daerah 3T dapat berkurang secara signifikan, mendukung agenda pemerataan kualitas pendidikan nasional.