Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan yang diluncurkan pada awal tahun ini telah berhasil meningkatkan kualitas belajar di sejumlah sekolah baru di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Program tersebut mencakup renovasi infrastruktur, penyediaan peralatan belajar modern, pelatihan guru, serta penerapan kurikulum berbasis kompetensi. Selama enam bulan pertama pelaksanaan, indikator utama seperti tingkat kehadiran siswa, nilai rata‑rata ujian, dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler menunjukkan peningkatan signifikan.
- Rata‑rata nilai ujian akhir semester naik dari 68 menjadi 75 poin.
- Tingkat kehadiran siswa meningkat dari 85 % menjadi 93 %.
- Jumlah kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti siswa bertambah 40 %.
Selain itu, pihak kemendikdasmen menambahkan bahwa dukungan dana sebesar Rp 30 miliar telah dialokasikan untuk memperbaiki fasilitas laboratorium, perpustakaan, dan ruang belajar interaktif di tiga sekolah target. Guru‑guru yang mengikuti pelatihan metodologi pembelajaran aktif melaporkan perubahan signifikan dalam cara mereka menyampaikan materi, yang berdampak positif pada motivasi belajar siswa.
Direktur Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Dr. Hadi Susanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi contoh bagi daerah lain. “Kami akan terus memantau dan menyesuaikan program agar dapat direplikasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dengan hasil yang menjanjikan, pemerintah daerah Purbalingga berencana memperluas program ke sekolah menengah pertama dan menengah atas pada semester berikutnya, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berdaya saing.




