Kemendikdasmen Siapkan Tes Kemampuan Akademik Susulan untuk Siswa SD Terdampak Bencana
Kemendikdasmen Siapkan Tes Kemampuan Akademik Susulan untuk Siswa SD Terdampak Bencana

Kemendikdasmen Siapkan Tes Kemampuan Akademik Susulan untuk Siswa SD Terdampak Bencana

Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) mengumumkan akan menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan khusus bagi siswa Sekolah Dasar (SD) yang belajar terhenti akibat bencana alam baru-baru ini.

Tes susulan ini dirancang sebagai upaya menutup kesenjangan pembelajaran yang terjadi selama periode gangguan, sehingga siswa dapat melanjutkan jenjang pendidikan tanpa harus mengulang kelas secara keseluruhan.

Beberapa poin penting terkait pelaksanaan TKA susulan antara lain:

  • Jadwal pelaksanaan ditargetkan mulai bulan Mei hingga Juni 2024, dengan rincian tanggal yang akan disosialisasikan melalui dinas pendidikan daerah.
  • Peserta tes meliputi siswa kelas 4 hingga kelas 6 yang berada di wilayah terdampak gempa, banjir, atau tanah longsor pada tahun 2023‑2024.
  • Materi tes menyesuaikan kurikulum 2022, mencakup bidang Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam.
  • Setiap sekolah akan mengirimkan daftar peserta yang telah diverifikasi bersama Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas Pendidikan setempat.
  • Hasil tes akan diproses oleh tim ahli Kemendikdasmen dan dijadikan dasar rekomendasi penempatan kelas atau program remedial.

Untuk mendukung pelaksanaan, Kemendikdasmen menyiapkan anggaran khusus dan mengalokasikan tenaga pengawas serta penguji yang berpengalaman. Selain itu, kementerian juga bekerja sama dengan lembaga non‑pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan darurat untuk menyediakan materi pendukung dan pelatihan bagi guru.

Para orang tua dan guru diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pendaftaran dan sosialisasi, serta memastikan kehadiran siswa pada hari pelaksanaan tes. Informasi detail mengenai lokasi, waktu, dan prosedur pendaftaran akan diumumkan melalui situs resmi Kemendikdasmen serta kanal komunikasi daerah.

Dengan langkah ini, Kemendikdasmen berharap dapat meminimalisir dampak akademik yang ditimbulkan bencana, sekaligus memperkuat ketahanan sistem pendidikan nasional dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang.