Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dapodik) mengumumkan bahwa akan disusun jadwal susulan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ternate, Maluku Utara, yang terdampak gempa bumi pada akhir pekan lalu.
Gempa berkekuatan 6,2 SR yang mengguncang wilayah Ternate pada 17 April 2026 menyebabkan kerusakan pada beberapa gedung sekolah, mengakibatkan penundaan pelaksanaan TKA yang semula dijadwalkan pada 23 April 2026. Menurut data Dinas Pendidikan Kabupaten Ternate, sebanyak 12 sekolah dasar mengalami kerusakan struktural ringan hingga sedang, sementara tiga sekolah harus ditutup sementara untuk perbaikan.
Berikut adalah langkah-langkah yang akan diambil oleh Kemendikbudristek untuk memastikan kelancaran TKA susulan:
- Penetapan jadwal baru: Jadwal susulan akan diumumkan dalam rentang waktu 10-14 hari setelah evaluasi kondisi sekolah selesai.
- Pembagian zona ujian: Sekolah yang masih rusak akan dipindahkan ke ruang alternatif seperti balai pertemuan desa atau aula serbaguna yang telah disetujui.
- Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD):> Memastikan keamanan lokasi ujian sebelum pelaksanaan.
- Distribusi soal dan lembar jawaban: Menggunakan sistem digital untuk mempercepat proses dan mengurangi risiko kehilangan dokumen.
- Pengawasan dan pelaporan: Tim inspeksi akan memantau pelaksanaan ujian dan melaporkan hasilnya ke Kemenristek.
Dalam pernyataan resmi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa hak siswa untuk mengikuti evaluasi akademik tidak akan terpengaruh oleh bencana alam. “Kami berkomitmen memastikan semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang adil untuk menilai kemampuan mereka, meski dalam situasi darurat,” ujar Menteri.
Selain itu, Kementerian juga menginstruksikan Dinas Pendidikan setempat untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur sekolah, dengan prioritas pada gedung-gedung yang menjadi tempat pelaksanaan TKA. Bantuan dana darurat sebesar Rp 2 miliar telah dialokasikan untuk renovasi cepat.
Para guru dan kepala sekolah di wilayah terdampak menyambut baik rencana susulan tersebut. Kepala Sekolah SD Negeri Ternate Selatan, Siti Nurhaliza, menyatakan, “Kami siap mendukung pelaksanaan TKA susulan demi kelancaran proses belajar mengajar siswa kami.”




