Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, sebagai kawasan ekosistem ekonomi kreatif yang akan menjadi model masa depan.
Nuanu Creative City direncanakan menjadi pusat kolaborasi antara seniman, desainer, pembuat film, pengembang teknologi, serta pelaku usaha kreatif lainnya. Dengan memanfaatkan keunikan budaya Bali dan potensi alam setempat, kawasan ini diharapkan menjadi magnet bagi investasi kreatif baik dari dalam maupun luar negeri.
Beberapa fokus utama pengembangan Nuanu Creative City meliputi:
- Penyediaan ruang kerja bersama (co‑working space) yang dilengkapi fasilitas produksi multimedia.
- Pembangunan studio rekaman, laboratorium animasi, dan pusat riset desain.
- Program inkubasi dan akselerasi bagi startup kreatif.
- Festival seni dan budaya tahunan untuk meningkatkan visibilitas karya lokal.
- Integrasi pendidikan dengan institusi akademik dan vokasi kreatif.
Irene Umar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas kreatif untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa dukungan kebijakan, insentif fiskal, serta akses pendanaan akan menjadi faktor kunci dalam mewujudkan visi tersebut.
Dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, Nuanu Creative City diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kawasan kreatif lainnya di Indonesia, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.




