Kemenhut Ubah Sistem Tiket di Seluruh Taman Nasional: Kini Pakai E‑Ticket dan Aplikasi Digital
Kemenhut Ubah Sistem Tiket di Seluruh Taman Nasional: Kini Pakai E‑Ticket dan Aplikasi Digital

Kemenhut Ubah Sistem Tiket di Seluruh Taman Nasional: Kini Pakai E‑Ticket dan Aplikasi Digital

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi mengganti sistem penjualan tiket masuk ke semua taman nasional di Indonesia dengan platform elektronik berbasis aplikasi mobile. Langkah ini ditujukan untuk mempermudah akses wisatawan, mengurangi antrean, serta meningkatkan pengawasan dan pelaporan data kunjungan.

Melalui aplikasi resmi yang dapat diunduh di iOS dan Android, pengunjung dapat memilih destinasi, tanggal kunjungan, serta tipe tiket (reguler, keluarga, atau edukasi). Setelah pembayaran selesai, tiket elektronik akan otomatis terkirim ke perangkat pengguna dalam bentuk QR code yang dapat dipindai di pintu masuk taman.

Keuntungan utama dari sistem e‑ticket meliputi:

  • Proses pembelian 24 jam tanpa harus datang ke loket.
  • Pengurangan penggunaan kertas, mendukung program ramah lingkungan.
  • Data kunjungan real‑time membantu pihak taman mengelola kapasitas dan keamanan.
  • Integrasi dengan layanan transportasi lokal untuk paket wisata terpadu.

Berikut langkah singkat membeli tiket melalui aplikasi:

  1. Unduh dan instal aplikasi “Kemenhut Taman Nasional” dari toko aplikasi resmi.
  2. Buka aplikasi, pilih taman nasional yang ingin dikunjungi, tentukan tanggal dan jumlah tiket.
  3. Lakukan pembayaran menggunakan e‑wallet, kartu kredit, atau transfer bank.
  4. Setelah konfirmasi, QR code tiket akan muncul di layar serta dapat disimpan atau dicetak.
  5. Sesampainya di lokasi, tunjukkan QR code kepada petugas untuk validasi.

Penerapan e‑ticket dimulai secara bertahap pada bulan depan, dengan target seluruh 45 taman nasional sudah beroperasi penuh dalam enam bulan ke depan. Kemenhut menargetkan peningkatan kepuasan pengunjung sebesar 30% serta penurunan waktu antrean masuk hingga 50%.

Pengunjung diimbau untuk selalu memperbarui aplikasi ke versi terbaru demi mendapatkan fitur keamanan dan informasi terbaru mengenai kondisi taman, seperti penutupan jalur atau peringatan cuaca.