Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan, dr. Indri Yogyaswari, mengungkapkan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan tingkat imunisasi di seluruh wilayah Indonesia melalui kerja sama dengan berbagai organisasi keagamaan.
Kerja sama ini mencakup lebih dari dua puluh lembaga keagamaan yang memiliki jaringan luas di komunitas‑terpencil, termasuk Masjid Al‑Hikmah, Gereja Kristus Sejati, Panti Asih Budha, dan Lembaga Keagamaan Islam Nasional (LKIN). Tujuannya adalah mempermudah akses layanan vaksinasi bagi keluarga yang selama ini sulit dijangkau.
- Masjid Al‑Hikmah (Islam)
- Gereja Kristus Sejati (Kristen)
- Panti Asih Budha (Buddha)
- Lembaga Keagamaan Islam Nasional (LKIN)
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Strategi yang diadopsi meliputi pendirian pos imunisasi sementara di area ibadah, penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi melalui khotbah dan ceramah, serta pelatihan relawan keagamaan sebagai fasilitator imunisasi.
| Target Tahun | Persentase Cakupan Imunisasi Nasional |
|---|---|
| 2024 | 84% |
| 2025 | 88% |
| 2026 | 92% |
Selain itu, Kementerian Kesehatan menyediakan vaksin gratis serta perlengkapan medis dasar bagi setiap pos imunisasi yang dibuka. Pendekatan berbasis kepercayaan ini diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi dan mengurangi keraguan yang sering muncul akibat mitos atau informasi keliru.
Dengan melibatkan tokoh agama sebagai ujung tombak edukasi, pemerintah berharap dapat mencapai target imunisasi universal pada tahun 2026, sejalan dengan komitmen Indonesia pada agenda kesehatan global.




