Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana membuka kembali layanan penerbangan komersial di dua pangkalan udara militer (Lanud) milik TNI Angkatan Udara. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta memanfaatkan fasilitas militer yang sudah ada.
Rencana tersebut mencakup Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Lanud Adisutjipto di Yogyakarta. Kedua lokasi dipilih karena memiliki infrastruktur bandara yang sudah memenuhi standar sipil dan berada di kawasan strategis yang dapat melayani kebutuhan penumpang sipil serta membantu mengurangi beban bandara komersial lain.
- Memperluas jaringan penerbangan domestik, khususnya ke daerah yang selama ini kurang terlayani.
- Optimalisasi penggunaan fasilitas militer yang selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal.
- Meningkatkan sinergi antara TNI AU dan lembaga perhubungan sipil.
Pejabat Kemhan menegaskan bahwa operasional penerbangan komersial di Lanud akan tetap berkoordinasi ketat dengan otoritas militer untuk menjaga keamanan ruang udara. Proses perizinan dan penyesuaian prosedur operasional standar (SOP) sedang disusun bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi penyesuaian jadwal militer dengan jadwal penerbangan sipil, penataan area parkir pesawat, serta kebutuhan peningkatan layanan penumpang seperti terminal dan fasilitas keamanan. Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan hambatan tersebut dalam jangka waktu enam bulan ke depan.




