Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam upaya memberantas praktik perjudian daring yang semakin marak, khususnya yang berpusat di wilayah Hayam Wuruk, Jakarta Selatan.
Pertemuan koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (10/5/2026) ini melibatkan jajaran pejabat tinggi Kemkomdigi, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan Polri dari Divisi Siber. Kedua belah pihak meninjau data intelijen digital, mengidentifikasi jaringan situs dan aplikasi yang digunakan untuk transaksi taruhan, serta menyusun rencana tindakan bersama.
Berikut rangkaian langkah yang telah disepakati:
- Pengumpulan bukti digital melalui penyadapan jaringan dan analisis log server selama 30 hari terakhir.
- Pemblokiran akses situs judi online yang terdeteksi beroperasi di wilayah Hayam Wuruk melalui koordinasi dengan penyedia layanan internet (ISP).
- Penetapan tim gabungan untuk melakukan operasi penangkapan terhadap operator dan pemain yang terlibat, dengan fokus pada penyelundupan uang elektronik.
- Penyuluhan publik mengenai bahaya judi daring serta cara melaporkan aktivitas mencurigakan melalui aplikasi resmi Kemkomdigi.
Menteri Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir aktivitas ilegal yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi digital Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa regulasi terkait penyediaan layanan internet akan diperketat untuk menutup celah yang sering dimanfaatkan pelaku judi online.
Polri, melalui Kepala Divisi Siber, menyatakan kesiapan aparat dalam menindak lanjuti temuan digital dengan tindakan hukum yang tegas. Penangkapan terhadap pelaku utama dijadwalkan akan dilakukan dalam dua minggu ke depan, setelah proses verifikasi bukti selesai.
Kasus Hayam Wuruk menjadi contoh penting bagaimana kolaborasi lintas sektoral antara kementerian dan kepolisian dapat mempercepat penertiban dunia maya. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi pola bagi penanganan kasus serupa di wilayah lain.




