Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Letjen Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melakukan kunjungan ke Gereja Paroki Bunda Hati Kudus di Rumengkor, Kabupaten Minahasa, Selandia Utara pada Rabu (4/4/2026) setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada pagi harinya.
Gempa berkekuatan magnitude 5,2 pada skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi pukul 07.15 WIB, menewaskan 3 orang, melukai 12 orang, dan merusak lebih dari 150 bangunan, termasuk beberapa rumah ibadah. Gereja Paroki Bunda Hati Kudus mengalami kerusakan pada atap dan dinding, sehingga menimbulkan kekhawatiran di antara jemaat.
Selama kunjungan, Letjen Suharyanto menyampaikan simpati mendalam kepada korban dan mengapresiasi kerja keras petugas BNPB serta relawan setempat. Ia menegaskan bahwa BNPB terus memantau situasi dan siap menyalurkan bantuan tambahan bila diperlukan.
- Tim penilai kerusakan BNPB melakukan survei struktural pada gereja dan bangunan umum.
- Unit medis BNPB menyalurkan obat-obatan, perban, dan layanan pertolongan pertama kepada yang terluka.
- Distribusi paket bantuan darurat (makanan, air bersih, selimut) kepada 45 keluarga terdampak di sekitar gereja.
- Pembentukan posko sementara di aula gereja untuk koordinasi evakuasi dan penyuluhan keselamatan.
Reaksi masyarakat setempat menunjukkan rasa terima kasih atas kehadiran petugas. Salah satu umat Gereja Katolik, Bpk. Anton, mengatakan, “Kehadiran Bapak Letjen Suharyanto memberi harapan dan menegaskan bahwa kami tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini.”
Letjen Suharyanto menutup kunjungan dengan mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan, termasuk pelatihan mitigasi bencana bagi warga dan pendataan rumah tahan gempa. Ia menambahkan, “Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan.”




