Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mempercepat pembangunan jaringan Hutan Tanaman Rakyat (Huntara) dan Hutan Tanaman Pekarangan (Huntap). Ia menyampaikan bahwa program tersebut menjadi prioritas dalam rangka meningkatkan ketahanan ekosistem dan mengurangi risiko bencana alam.
- Peningkatan alokasi anggaran pada fase perencanaan dan pelaksanaan.
- Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta lembaga terkait.
- Penerapan teknologi pemantauan berbasis satelit untuk mengukur kemajuan penanaman.
- Pelibatan masyarakat lokal melalui program insentif dan pelatihan.
Target jangka pendek yang ditetapkan mencakup penanaman 1,5 juta hektar Huntara dan 2,3 juta hektar Huntap dalam tiga tahun ke depan. Pemerintah juga berencana menambah 150.000 tenaga kerja lapangan yang terlatih dalam penanaman dan perawatan pohon.
Selain manfaat lingkungan, Suharyanto menekankan bahwa proyek ini akan membuka peluang ekonomi bagi komunitas pedesaan, mengurangi tingkat kemiskinan, serta menurunkan intensitas banjir dan tanah longsor di daerah rawan bencana.
Dengan dukungan penuh dari kementerian terkait, BNPB akan memonitor pelaksanaan secara berkala dan melaporkan hasilnya kepada Presiden serta publik.




