Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Rektor Universitas Bina Nusantara (BINUS) menyoroti semakin melebarnya kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri di Indonesia. Menurut data terbaru, sebanyak 77% perusahaan mengakui kesulitan menemukan talenta yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Dalam upaya menutup jurang tersebut, pihak kampus berkomitmen meningkatkan kesiapan karier mahasiswa melalui beberapa langkah strategis:
- Pembaruan kurikulum yang selaras dengan tren teknologi dan kompetensi pasar kerja.
- Peningkatan program magang dan kerja sama dengan perusahaan ternama untuk memberikan pengalaman praktis.
- Penyediaan fasilitas laboratorium dan pusat inovasi yang mendukung pengembangan skill digital.
- Pelatihan soft skill, seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen proyek, yang dianggap penting oleh industri.
- Pembentukan tim karier yang membantu mahasiswa merencanakan jalur profesional sejak tahun pertama.
Rektor juga menekankan pentingnya peran dosen sebagai mentor yang tidak hanya mengajar teori, tetapi juga membimbing mahasiswa dalam proyek-proyek nyata. Ia berharap sinergi yang lebih kuat antara institusi pendidikan dan dunia usaha dapat menghasilkan lulusan yang siap pakai, sekaligus mengurangi tingkat pengangguran terampil di tanah air.
Dengan langkah-langkah tersebut, BINUS berupaya menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam menjembatani kesenjangan yang semakin menantang antara pendidikan dan industri.




