Ketum FPTI Yenny Wahid: Dukungan Presiden untuk Pelatnas Jangka Panjang dan Investasi Berkelanjutan
Ketum FPTI Yenny Wahid: Dukungan Presiden untuk Pelatnas Jangka Panjang dan Investasi Berkelanjutan

Ketum FPTI Yenny Wahid: Dukungan Presiden untuk Pelatnas Jangka Panjang dan Investasi Berkelanjutan

Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto yang dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan olahraga panjat tebing di Tanah Air. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Yenny menegaskan pentingnya dukungan pemerintah untuk memperkuat fasilitas Pelatnas (Pusat Latihan Nasional) secara jangka panjang.

Beberapa poin utama yang disampaikan Yenny antara lain:

  • Pembangunan fasilitas Pelatnas yang memenuhi standar internasional, termasuk area latihan dalam ruangan, zona alam, serta laboratorium kebugaran.
  • Peningkatan dana operasional tahunan untuk pelatihan, kompetisi, dan riset teknik panjat tebing.
  • Penerapan skema beasiswa dan program pengembangan bakat untuk atlet berusia 12-25 tahun dari seluruh provinsi.
  • Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan sponsor swasta untuk menciptakan ekosistem pendukung yang berkelanjutan.

Yenny menambahkan bahwa investasi jangka panjang akan memperkuat daya saing Indonesia pada ajang internasional, seperti Kejuaraan Dunia Panjat Tebing dan Olimpiade. Ia menekankan bahwa dengan fasilitas yang memadai, atlet Indonesia dapat berlatih secara intensif tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk pergi ke luar negeri.

Presiden Prabowo, dalam sambutannya, menegaskan bahwa olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan karakter bangsa. Ia menambahkan bahwa pemerintah siap meninjau kembali kebijakan alokasi dana olahraga untuk memastikan bahwa setiap cabang mendapatkan dukungan yang proporsional.

Ke depannya, FPTI berencana menggelar serangkaian program pelatihan berskala nasional, termasuk kompetisi junior, workshop teknik, dan pertukaran pelatih dengan negara-negara yang sudah mapan di dunia panjat tebing. Yenny menutup dengan harapan bahwa sinergi antara pemerintah, federasi, dan sektor swasta dapat menjadikan Indonesia sebagai pusat unggulan panjat tebing di kawasan Asia Tenggara.