Frankenstein45.Com – 04 Juni 2026 | Gubernur Jawa Timur, Khofihan Indar Parawansa, menegaskan bahwa provinsi Jawa Timur berperan sebagai pemain utama dalam pengembangan rantai nilai halal di tingkat nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, dan pemerintah terkait upaya memperkuat ekosistem halal.
- Penyusunan regulasi daerah yang selaras dengan regulasi nasional tentang halal.
- Peningkatan kapasitas lembaga sertifikasi halal lokal.
- Pengembangan pusat riset dan inovasi halal di universitas-universitas terkemuka.
- Fasilitasi investasi bagi perusahaan yang ingin mengadopsi proses produksi bersertifikat halal.
Selain itu, Khofihan menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan rantai pasok yang transparan dan terpercaya. Ia menekankan bahwa dukungan dari seluruh pemangku kepentingan akan mempercepat pencapaian target Jawa Timur sebagai hub halal yang kompetitif, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk-produk lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Indonesia dalam pasar halal global yang diperkirakan akan mencapai triliunan dolar dalam beberapa tahun ke depan.




