Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengajukan permintaan resmi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Latihan Militer (Latsarmil) setelah tercatat tiga calon manajer Koperasi Desa Merah Putih tewas dalam sebuah insiden yang masih dalam penyelidikan.
Insiden tersebut terjadi pada tanggal 26 Juni 2024 di Desa Merah Putih, Kabupaten X, ketika tiga calon manajer yang tengah mengikuti rangkaian pelatihan Latsarmil mengalami kecelakaan fatal. Menurut laporan awal, penyebab kematian masih diperdebatkan, namun dugaan awal melibatkan faktor keamanan lapangan dan prosedur operasional yang belum optimal.
Komisi I DPR, melalui Ketua Fraksi, menilai bahwa kejadian ini menandakan adanya celah serius dalam pelaksanaan program Latsarmil, terutama yang melibatkan calon pimpinan koperasi di tingkat desa. Oleh karena itu, komisi tersebut menuntut:
- Peninjauan kembali seluruh prosedur keamanan Latsarmil.
- Penyusunan laporan investigasi independen yang melibatkan lembaga terkait.
- Peningkatan pelatihan bagi instruktur dan peserta Latsarmil.
- Transparansi penuh kepada publik mengenai temuan dan tindakan korektif.
Selanjutnya, Komisi I DPR meminta Kementerian Pertahanan bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menyusun rekomendasi perbaikan dalam waktu tiga bulan ke depan. Tujuannya adalah memastikan tidak terulangnya insiden serupa dan meningkatkan kredibilitas program Latsarmil sebagai sarana pengembangan kepemimpinan di lingkungan desa.
Para pihak terkait, termasuk keluarga korban, menuntut keadilan dan klarifikasi lengkap mengenai penyebab kecelakaan. Sementara itu, masyarakat luas menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap program pemerintah yang melibatkan warga sipil, khususnya di daerah pedesaan.
Jika rekomendasi evaluasi diterima, diharapkan akan ada penyesuaian kebijakan yang lebih mengutamakan keselamatan, standar operasional, serta akuntabilitas dalam setiap tahap pelaksanaan Latsarmil.




