Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi percepatan pembangunan kolam retensi sebagai upaya mitigasi banjir di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara. Banjir musiman yang terjadi belakangan ini menimbulkan kerusakan pada infrastruktur dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Langkah tersebut diambil setelah koordinasi intensif antara anggota DPR, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. Komisi V akan menyalurkan dukungan teknis, administratif, serta mempercepat proses perizinan guna memastikan proyek dapat dimulai dalam waktu singkat.
Rencana pembangunan mencakup beberapa titik strategis di daerah rawan banjir, antara lain di kecamatan Baruga, Kendari Barat, dan Kendari Selatan. Setiap kolam retensi direncanakan memiliki kapasitas antara 5.000 hingga 12.000 meter kubik, dengan total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.
Manfaat yang diharapkan meliputi:
- Penyerapan limpasan air hujan secara efektif, mengurangi volume air yang masuk ke saluran drainase utama.
- Pengendalian debit air sehingga mengurangi risiko meluapnya sungai dan aliran sungai kecil.
- Peningkatan kualitas air melalui proses filtrasi alami di dalam kolam.
- Penciptaan ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi.
Selain itu, Komisi V DPR juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam tahap perencanaan dan pemeliharaan kolam. Program edukasi dan sosialisasi akan diluncurkan secara bersamaan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan.
Dengan dukungan penuh dari legislatif, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif warga, diharapkan proyek kolam retensi ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di Kendari.




