Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengumumkan duka mendalam atas wafatnya Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, yang dikenal sebagai perwira teladan di lingkungan satuan. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu di Cibabat, Cimahi, setelah mayor tersebut terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dirinya.
Mayor Zulmi, yang berusia 33 tahun, telah mengabdi selama lebih dari satu dekade di TNI AD. Selama bertugas, ia dikenal memiliki integritas tinggi, kepemimpinan yang kuat, serta dedikasi terhadap tugas-tugas khusus Kopassus. Rekan-rekan seangkatannya menggambarkan beliau sebagai sosok yang selalu memberi contoh, baik dalam latihan intensif maupun dalam kehidupan sehari-hari.
- Komandan Kopassus, Letnan Jenderal (Purn) Budi Santoso, menyampaikan penghormatan dengan menurunkan bendera setengah tiang di markas utama.
- Anggota satuan menahan rasa haru dalam upacara peringatan yang dilaksanakan secara tertutup, disertai doa bersama.
- Keluarga mayor Zulmi menerima dukungan moral dan material dari pemerintah serta rekan-rekan militer.
Upacara pemakaman dijadwalkan pada hari Jumat di Pemakaman Pahlawan Kalibata, Jakarta, dengan kehadiran pejabat tinggi militer dan perwakilan pemerintah. Sebagai penghormatan terakhir, jenazah akan dikibarkan dengan bendera merah putih dan diberikan salam hormat militer.
Kematian Mayor Zulmi menambah deretan perwira militer Indonesia yang gugur dalam tugas atau karena kecelakaan. Komunitas militer berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.




