Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada hari ini menerima laporan resmi mengenai cedera yang kembali dialami oleh sejumlah prajurit TNI yang tengah bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Insiden tersebut menambah daftar korban luka sejak penempatan pasukan Indonesia di zona konflik.
Jenderal Maruli menegaskan bahwa keselamatan personel berada di garis teratas prioritas Angkatan Darat. Ia menyampaikan bahwa komando TNI siap meningkatkan prosedur keamanan, memperketat koordinasi dengan pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), serta menambah perlengkapan medis di lokasi penempatan.
- Peninjauan kembali jalur pergerakan pasukan dalam area rawan tembak.
- Peningkatan pengawasan intelijen terkait ancaman potensial.
- Penambahan fasilitas pertolongan pertama dan evakuasi cepat.
Selain itu, KSAD menekankan bahwa misi perdamaian tetap akan dilaksanakan sesuai mandat, namun dengan penyesuaian taktik yang lebih responsif terhadap dinamika lapangan. Keluarga prajurit yang terdampak dijamin akan mendapatkan dukungan moral dan material selama proses pemulihan.
Jenderal Maruli menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh elemen militer, pemerintah, serta masyarakat dapat terus mendukung keberlangsungan misi perdamaian, sambil tetap mengutamakan kesejahteraan dan keamanan prajurit yang berada di garis depan.




