Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Penelusuran dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo yang ditangani Polda Metro Jaya kini menjadi sorotan publik karena dianggap berlarut‑larut. Dalam sebuah pernyataan, kuasa hukum Roy Suryo, mantan Menteri Tenaga Kerja, menilai proses penyidikan masih berjalan terlalu lambat.
Roy Suryo menyoroti bahwa sejak laporan awal muncul pada awal 2023, belum ada perkembangan signifikan yang dapat dipublikasikan. Ia menambahkan bahwa ketidakjelasan prosedur dan kurangnya transparansi memperburuk persepsi publik terhadap integritas lembaga penegak hukum.
Poin‑poin utama kritik Roy Suryo antara lain:
- Waktu penyidikan yang berlebihan tanpa hasil konkret.
- Kurangnya pembaruan informasi kepada publik dan keluarga terdakwa.
- Potensi dampak politik yang semakin besar bila penyidikan tidak dipercepat.
Polda Metro Jaya melalui juru bicara menegaskan bahwa penyidikan dijalankan sesuai prosedur hukum yang berlaku dan tidak ada tekanan eksternal. Namun, mereka juga mengakui bahwa proses investigasi memerlukan waktu untuk mengumpulkan bukti yang sahih.
Sementara itu, kalangan hukum dan organisasi anti‑korupsi menilai bahwa percepatan penyidikan penting untuk menjaga kepercayaan publik. Mereka meminta adanya laporan periodik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau oleh media serta lembaga pengawas hukum.




