Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Pada Senin, 22 Juni 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, untuk menemuhi Yuvita Sri Rezeki, 29 tahun, yang menjadi korban penganiayaan dan penyekapan. Kunjungan tersebut terjadi setelah kasus penyekapan yang menggemparkan publik selama beberapa hari.
Dedi menyampaikan dukungan moral kepada korban serta keluarganya, menekankan pentingnya keadilan dan penegakan hukum yang tegas. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk membantu proses penyelidikan dan memberikan perlindungan bagi korban kejahatan serupa.
Yuvita, yang sempat dirawat intensif karena luka-luka berat, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian gubernur. Ia berharap kasusnya dapat menjadi peringatan bagi pihak berwenang agar meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan berantai.
Berikut beberapa poin penting terkait kunjungan dan respons pemerintah:
- Gubernur menegaskan bahwa kasus penyekapan akan ditindaklanjuti secara menyeluruh.
- Pihak kepolisian telah mengidentifikasi beberapa tersangka dan sedang dalam proses penangkapan.
- Pemerintah provinsi menyediakan bantuan medis dan psikologis bagi korban.
- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memantau perkembangan kasus.
- Masukan publik diharapkan untuk memperkuat kebijakan perlindungan korban.
Kunjungan Dedi Mulyadi ini mendapat sorotan luas di media sosial, dengan banyak netizen menilai langkahnya sebagai tindakan yang tepat dan menunjukkan kepedulian terhadap korban kejahatan. Namun, sebagian komentar juga menuntut percepatan proses hukum agar para pelaku dapat dihukum seadil‑adilnya.




