Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Paris pada akhir pekan lalu. Selama tiga hari berturut‑turut, Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis serta sejumlah pejabat tinggi di bidang ekonomi, pertahanan, dan pendidikan. Rangkaian pertemuan tersebut menghasilkan empat kesepakatan strategis yang diharapkan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
Berikut rangkuman keempat kesepakatan yang disepakati:
- Kerja sama pertahanan dan keamanan: Kedua negara sepakat untuk memperdalam kolaborasi dalam bidang teknologi militer laut, termasuk pengadaan kapal patroli dan pelatihan personel. Selain itu, akan dibentuk forum tahunan untuk pertukaran intelijen dan latihan bersama.
- Investasi energi terbarukan: Prancis akan menyalurkan investasi senilai US$1,2 miliar ke proyek energi hijau di Indonesia, mencakup pembangkit listrik tenaga surya dan angin di beberapa provinsi.
- Pengembangan teknologi digital dan inovasi: Kesepakatan mencakup pendirian pusat riset bersama di bidang kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber, serta program akselerator startup yang melibatkan perusahaan teknologi Prancis.
- Program pertukaran pendidikan dan budaya: Kedua pemerintah akan meningkatkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di universitas Prancis serta meluncurkan program magang bagi pelajar teknik dan seni rupa.
Kesepakatan‑kesepakatan tersebut tidak hanya memperkuat dimensi ekonomi, tetapi juga menambah dimensi strategis dalam hubungan pertahanan dan teknologi. Pemerintah Indonesia berharap implementasi cepat dari perjanjian ini dapat menciptakan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen untuk meninjau kemajuan kerja sama secara berkala melalui pertemuan tingkat menteri dan delegasi bisnis, sehingga hasil kunjungan ini dapat menjadi landasan bagi kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Prancis.




