Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke tiga negara pada periode 22‑28 April 2026. Tujuan utama perjalanan ini adalah memperkuat jaringan kerjasama strategis yang mendukung visi Jakarta menjadi salah satu dari 50 kota global terkemuka pada tahun 2030.
Rangkaian kunjungan dimulai di Shenzhen, Tiongkok, di mana Gubernur bertemu dengan pejabat setempat untuk membahas kolaborasi dalam bidang infrastruktur digital, transportasi pintar, dan pengelolaan sampah berbasis teknologi. Kesepakatan mencakup pertukaran data intelijen kota, pelatihan teknis bagi aparat DKI Jakarta, serta pilot proyek smart‑city yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam tiga tahun ke depan.
Selanjutnya, Pramono Anung melanjutkan ke Seoul, Korea Selatan. Di sana, diskusi difokuskan pada pengembangan sistem transportasi massal berkelanjutan, termasuk teknologi kereta cepat dan jaringan bus listrik. Pemerintah Seoul juga menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa teknik dan perencanaan kota Jakarta, serta kerjasama dalam riset energi terbarukan.
Penutup kunjungan dilakukan di Jepang, dengan agenda di Tokyo dan Kyoto. Di Tokyo, pertemuan dengan pihak Metropolitan Government Tokyo menyoroti pengalaman kota tersebut dalam mengelola bencana, smart‑grid, dan platform data terbuka. Di Kyoto, Gubernur berdialog dengan otoritas pariwisata setempat untuk mengembangkan program pertukaran budaya dan wisata berkelanjutan yang dapat meningkatkan profil Jakarta di mata dunia.
Selama enam hari, Gubernur Pramono menandatangani beberapa nota kesepahaman (MoU) yang mencakup:
- Implementasi pilot proyek pengelolaan limbah elektronik bersama Shenzhen.
- Pengembangan jaringan transportasi listrik bersama Seoul.
- Penerapan sistem peringatan dini bencana berbasis AI di Jakarta dengan dukungan Tokyo.
- Program pertukaran akademik dan pelatihan teknis antara universitas-universitas terkemuka di ketiga negara.
Semua inisiatif tersebut diarahkan untuk mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota yang lebih pintar, berkelanjutan, dan kompetitif secara global. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui rapat koordinasi internal dan penyusunan rencana aksi jangka menengah.
Dengan langkah konkret yang diambil melalui kunjungan internasional ini, Jakarta semakin memperkuat posisi strategisnya dalam kompetisi global kota terdepan, sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi yang luas bagi pembangunan masa depan.




