Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Di akhir pekan yang cerah pada 17 Mei 2026, GOR Samapta Magelang menjadi saksi bisu keberhasilan LavAni Livin’ Transmedia mengukir sejarah baru dengan menjuarai SBY Cup 2026. Mengalahkan tim kuat Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi dengan skor bersih 3-0 (25-19, 25-18, 25-20), LavAni tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga menegaskan komitmen menjaga kehormatan nama klub yang didirikan oleh mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Detail Pertandingan dan Momen Kunci
Pertandingan dimulai dengan duel sengit pada set pertama. Dimas Saputra membuka skor lewat ace pertama, memberi keunggulan tipis 5-4 bagi LavAni. Blok menawan dari Malizi memperlebar selisih menjadi 18-14, sebelum tim melaju ke angka 25-19 dan mengunci set pertama. Set kedua menyajikan pertarungan lebih ketat, namun serangan keras Boy Arnez mengembalikan dominasi LavAni, menjadikannya 22-16. Dio Zulfikri menutup set dengan 25-18.
Set ketiga menampilkan agresivitas penuh. Spike tajam Hendra Kurniawan membuka keunggulan 8-5, sementara ace lagi dari Boy Arnez mengamankan poin krusial. LavAni menutup set ketiga dengan 25-20, memastikan kemenangan total tanpa sekat.
Manajer dan Dukungan Pemerintah
Ossy Dermawan, manajer sekaligus Wakil Menteri ATR/BPN, menyampaikan kebanggaan atas prestasi tim. “Kemenangan ini menjaga kehormatan nama klub,” ujar Ossy dalam konferensi pers singkat. Ia menekankan pentingnya bonus profesional bagi pemain, menambahkan bahwa penghormatan klub merupakan prioritas utama, di samping insentif material lainnya.
Ossy juga memberikan apresiasi kepada tim lawan, Tirta Bhagasasi, yang memberikan perlawanan sengit. Ia menegaskan bahwa turnamen ini menjadi batu loncatan bagi perkembangan bola voli Indonesia secara keseluruhan.
Latar Belakang LavAni dan Persiapan Musim 2025-2026
Keberhasilan di SBY Cup tidak lepas dari fondasi kuat yang dibangun sejak ProLiga 2022. LavAni telah menjuarai ProLiga tiga kali berturut‑turut (2022, 2023, 2026) dengan dukungan pemain berbakat seperti Fahri Septian Putratama, Dimas Saputra, dan luar negeri Renan Zanatta Buiatti (Brasil). Pada musim 2025, klub mempertahankan Fahri Septian di posisi outside hitter, menambah Dimas Saputra dan Jasen Natanael Kilanta untuk memperkuat lini serang.
Pelatih utama Erwin Rusni menegaskan bahwa konsistensi latihan dan integrasi pemain internasional menjadi kunci. “Kami ingin mempertahankan level setelah ProLiga, dan turnamen seperti SBY Cup memberi jam terbang tambahan bagi pemain lokal,” ujarnya setelah final.
Persaingan di Tingkat Nasional dan Asia
Keberhasilan LavAni juga kontras dengan performa rival kuat Jakarta Bhayangkara Presisi, yang pada hari yang sama berhasil menembus Grand Final AVC Men’s Champions League 2026. Meskipun Bhayangkara fokus pada panggung Asia, LavAni menitikberatkan pada pengembangan basis domestik, sekaligus menyiapkan diri untuk kompetisi internasional di masa depan.
Pelatih Bhayangkara, Ramzil Huda, mengakui dominasi LavAni di level nasional, menyebut prediksi netizen tentang kemenangan LavAni “wajar” mengingat rekam jejak klub. Kedua tim menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kedalaman talenta voli yang siap bersaing di panggung Asia.
Harapan Kedepan
Menatap musim berikutnya, LavAni berencana memperluas program akademi muda dan meningkatkan kolaborasi dengan federasi internasional. Manajer Ossy menambahkan bahwa bonus dan penghargaan akan terus dioptimalkan untuk menjaga motivasi pemain.
Dengan prestasi SBY Cup 2026 sebagai bukti, LavAni menegaskan tekadnya menjadi simbol kebanggaan olahraga Indonesia, sekaligus melanjutkan tradisi menjaga nama klub tetap bersih dan terhormat.




