Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Bank Indonesia (BI) melaporkan penurunan signifikan dalam temuan uang rupiah palsu (upal) selama tiga tahun terakhir. Rasio temuan menurun dari 5 lembar per 1 juta uang beredar pada tahun 2023 menjadi hanya 1 lembar per 1 juta pada April 2026.
Penurunan ini mencerminkan efektivitas langkah-langkah pengamanan yang diterapkan oleh otoritas, termasuk peningkatan teknologi deteksi, kampanye edukasi bagi masyarakat, dan kerjasama lebih intensif dengan lembaga penegak hukum.
Berikut rangkuman data rasio temuan upal selama periode tersebut:
| Tahun | Rasio Temuan (lembar per 1 juta uang beredar) |
|---|---|
| 2023 | 5 |
| 2024 | 4 |
| 2025 | 2 |
| April 2026 | 1 |
Penurunan rasio ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap stabilitas nilai tukar dan mengurangi beban biaya penanganan uang palsu bagi perbankan serta lembaga keuangan lainnya.
BI menegaskan komitmennya untuk terus memantau peredaran uang palsu dan mengembangkan teknologi anti-palsu yang lebih canggih, guna menjaga integritas sistem moneter Indonesia.




