Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Setelah sempat terganggu akibat kecelakaan di jalur Bekasi Timur‑Cikarang, layanan kereta commuter line (KRL) kembali beroperasi secara normal pada hari Senin, 29 April 2026. Pemulihan layanan dilakukan dalam waktu singkat berkat koordinasi intens antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kementerian Perhubungan.
Menhub Budi Karya Sumadi (Dudy) bersama Direktur Utama PT KAI, Didiek Ariyadi, hadir di Stasiun Bekasi Timur untuk melakukan inspeksi lapangan dan menjadi penumpang pertama pada rangkaian KRL yang kembali beroperasi. Kedatangan mereka menjadi simbol komitmen pemerintah dan BUMN dalam memastikan keamanan serta kenyamanan penumpang.
Langkah-langkah pemulihan layanan
- Penilaian kerusakan infrastruktur secara menyeluruh oleh tim teknis KAI.
- Perbaikan rel, sinyal, dan sistem kelistrikan selama 12 jam nonstop.
- Uji coba operasional dengan tiga rangkaian kereta sebelum dibuka untuk umum.
- Monitoring real‑time oleh Kementerian Perhubungan selama 48 jam pertama.
Direktur Utama PT KAI menambahkan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk penambahan jadwal dan peningkatan kebersihan kereta. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan transportasi publik demi mengurangi kemacetan dan polusi udara.
Dengan normalnya layanan KRL Bekasi Timur‑Cikarang, ribuan komuter diharapkan dapat kembali mengandalkan moda transportasi yang cepat, aman, dan terjangkau.




