Lebak Bulus Ditertibkan, Jalan Kembang Lestari Ditetapkan Steril Usai Relokasi Parkir
Lebak Bulus Ditertibkan, Jalan Kembang Lestari Ditetapkan Steril Usai Relokasi Parkir

Lebak Bulus Ditertibkan, Jalan Kembang Lestari Ditetapkan Steril Usai Relokasi Parkir

Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (JKS) meluncurkan serangkaian tindakan penertiban di kawasan Lebak Bulus, khususnya Jalan Kembang Lestari, menjelang program sterilisasi area setelah relokasi tempat parkir umum. Langkah ini bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan, memperbaiki kelancaran arus lalu lintas, serta meningkatkan kualitas lingkungan bagi warga sekitar.

Proses relokasi parkir dimulai pada awal minggu ini dengan memindahkan fasilitas parkir yang sebelumnya berada di tepi Jalan Kembang Lestari ke area yang telah disiapkan di sebelah timur Lebak Bulus. Penataan ulang ini diharapkan dapat memberikan ruang terbuka hijau dan memperkecil potensi pelanggaran parkir sembarangan.

Berikut rangkaian tindakan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Penataan Ruang Kota:

  • Mengidentifikasi titik-titik parkir ilegal dan mengeluarkan surat perintah penertiban.
  • Menggandeng tim kebersihan untuk melakukan pembersihan menyeluruh pada permukaan jalan, trotoar, dan area publik di sekitarnya.
  • Memasang rambu-rambu peringatan serta papan informasi tentang zona parkir baru.
  • Mengimplementasikan sistem pemantauan CCTV untuk mencegah kembali munculnya praktik parkir tidak tertib.

Selain itu, pemerintah setempat juga menyiapkan program edukasi bagi pengendara melalui sosialisasi di balai RT/RW dan penyebaran materi digital melalui media sosial resmi JKS. Upaya edukatif ini menekankan pentingnya menghormati ruang publik dan mematuhi aturan parkir.

Para pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha di sekitar Lebak Bulus, menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka berharap bahwa dengan jalan yang lebih bersih dan tertata, aktivitas ekonomi lokal akan semakin berkembang tanpa terganggu kemacetan atau sampah yang berlebihan.

Jangka waktu penyelesaian sterilisasi dijadwalkan selesai dalam dua minggu ke depan, dengan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan kebersihan dan ketertiban. Jika berhasil, model penertiban ini dapat direplikasi di wilayah lain yang mengalami masalah serupa.