Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Legislator Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Edi Purwanto mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam penerapan kebijakan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar pada industri penerbangan. Ia menilai bahwa kenaikan biaya bahan bakar dapat berimbas langsung pada tarif tiket pesawat, sehingga berpotensi memberatkan penumpang.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Mengeluarkan regulasi yang menetapkan batas maksimum fuel surcharge.
- Melakukan audit berkala terhadap laporan keuangan maskapai terkait komponen bahan bakar.
- Mengadakan dialog terbuka antara regulator, maskapai, dan konsumen untuk mencari solusi yang seimbang.
- Menyiapkan mekanisme subsidi atau insentif bagi maskapai yang mampu menahan biaya bahan bakar tanpa menaikkan tarif.
Selain itu, Edi menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik. Penumpang harus dapat mengetahui secara jelas besaran fuel surcharge yang tercantum pada tiket, sehingga dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan harga tiket pesawat tetap terjangkau dan tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.




