Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, secara tegas mengecam serangan terbaru yang menargetkan tiga negara Teluk, yaitu Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), serta wilayah lain yang terkait. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada hari Rabu, Gheit menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip perdamaian, stabilitas, dan kedaulatan yang dijunjung tinggi oleh Liga Arab.
Serangan tersebut dilaporkan terjadi dalam beberapa hari terakhir, menimbulkan kerusakan infrastruktur dan menambah ketegangan di kawasan Teluk. Gheit menekankan bahwa seluruh anggota Liga Arab harus bersatu menolak segala bentuk agresi yang dapat mengancam keamanan regional.
Berikut poin‑poin utama dalam pernyataan Gheit:
- Penolakan tegas atas serangan yang menargetkan Kuwait, UEA, dan wilayah sekitarnya.
- Penegasan komitmen Liga Arab untuk melindungi kedaulatan negara‑negara anggotanya.
- Ajakan kepada komunitas internasional untuk bersama‑sama menindak agresor demi mencegah eskalasi lebih lanjut.
Gheit juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dampak kemanusiaan yang ditimbulkan, termasuk korban jiwa dan kerugian materiil. Ia menuntut agar pihak‑pihak terkait menghormati hukum internasional serta menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
Reaksi negara‑negara lain di kawasan menunjukkan keprihatinan serupa. Pemerintah Kuwait dan UEA secara terpisah mengeluarkan pernyataan mengecam serangan dan meminta dukungan internasional untuk menegakkan keadilan.
Secara umum, kecaman Liga Arab ini mencerminkan upaya diplomatik untuk meredam ketegangan dan menjaga stabilitas di Timur Tengah, khususnya di wilayah Teluk yang strategis.




