LPS Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan di Era Digital
LPS Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan di Era Digital

LPS Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan di Era Digital

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution, menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda di tengah percepatan transformasi digital. Dalam sebuah pernyataan resmi, ia mengajak pemuda Indonesia untuk lebih cermat dalam mengelola uang, terutama ketika sebagian besar aktivitas keuangan kini beralih ke platform digital.

Beberapa langkah strategis yang disorot dalam program edukasi LPS meliputi:

  • Penyuluhan daring: Webinar dan modul interaktif yang membahas topik seperti keamanan transaksi online, cara memilih produk tabungan yang tepat, serta dasar-dasar investasi digital.
  • Kerjasama dengan institusi pendidikan: Integrasi materi literasi keuangan ke dalam kurikulum sekolah menengah dan perguruan tinggi, termasuk simulasi pengelolaan anggaran pribadi.
  • Kampanye media sosial: Konten video singkat, infografis, dan tantangan berbagi pengalaman menabung yang disebarkan melalui platform populer seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
  • Pelatihan keterampilan digital: Workshop penggunaan aplikasi perbankan, dompet digital, serta pemahaman tentang teknologi blockchain dan cryptocurrency secara aman.

Nasution juga memberikan lima rekomendasi praktis bagi generasi muda yang ingin mengelola keuangan secara bijak di era digital:

  1. Selalu periksa keamanan situs atau aplikasi sebelum melakukan transaksi; pastikan terdapat protokol enkripsi (https) dan logo resmi lembaga keuangan.
  2. Buat anggaran bulanan menggunakan aplikasi pengelola keuangan, catat pemasukan dan pengeluaran secara rinci.
  3. Prioritaskan menabung minimal 10% dari penghasilan atau uang saku, dan alokasikan sebagian untuk investasi jangka panjang seperti reksa dana.
  4. Hindari tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa penjelasan yang jelas.
  5. Manfaatkan fitur keamanan seperti otentikasi dua faktor (2FA) dan notifikasi transaksi untuk memantau aktivitas akun secara real‑time.

Dengan meningkatkan literasi keuangan, LPS berharap generasi muda tidak hanya menjadi konsumen yang cerdas, tetapi juga agen perubahan yang dapat mendorong stabilitas sistem keuangan nasional. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap lembaga penjamin simpanan, sekaligus menumbuhkan budaya menabung yang berkelanjutan di era digital.