Mahasiswa Trisakti Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR Sampaikan Pendapat
Mahasiswa Trisakti Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR Sampaikan Pendapat

Mahasiswa Trisakti Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR Sampaikan Pendapat

Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Aliansi mahasiswa Universitas Trisakti terus memantau aksi mereka di depan Gedung DPR/MPR sejak Senin pagi, menuntut agar pemerintah mendengarkan aspirasi mereka terkait kebijakan pendidikan dan kebebasan berekspresi. Demonstran menancapkan spanduk, membacakan pidato, dan menyampaikan tuntutan secara bergantian.

Kelompok ini terbentuk setelah keputusan terbaru pemerintah yang dianggap merugikan hak mahasiswa, termasuk rencana pemotongan anggaran beasiswa dan pengetatan regulasi kegiatan kampus. Mahasiswa menegaskan bahwa kebijakan tersebut dapat menghambat proses belajar mengajar serta mengurangi ruang gerak organisasi mahasiswa.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh para perwakilan:

  • Pembatalan pemotongan anggaran beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.
  • Penyusunan kembali regulasi yang membatasi kebebasan berkumpul di lingkungan kampus.
  • Peninjauan kembali kebijakan penegakan disiplin yang dianggap berlebihan.
  • Peningkatan partisipasi mahasiswa dalam proses pembuatan kebijakan publik.

Selama aksi, para mahasiswa juga mengadakan dialog terbuka dengan wartawan dan warga yang lewat, menjelaskan alasan di balik protes mereka. Mereka menekankan bahwa tujuan utama bukan menggangu proses legislatif, melainkan memastikan suara generasi muda didengar dan dipertimbangkan.

Polisi mengamankan area sekitar gedung, namun belum melakukan tindakan keras terhadap demonstran. Pihak keamanan menyatakan akan menjaga ketertiban dan memberikan ruang bagi aksi damai selama tidak mengganggu kegiatan sidang DPR.

Pengamat politik menilai bahwa aksi ini mencerminkan meningkatnya kepedulian mahasiswa terhadap kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan kebebasan sipil. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, kemungkinan aksi serupa dapat meluas ke kampus lain di Indonesia.