Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya perhatian khusus bagi olahragawan disabilitas di seluruh negeri. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pertemuan dengan jajaran pengurus Persatuan Olahraga Penyandang Disabilitas (POC) dan perwakilan kementerian terkait pada Senin (19/5/2024).
Prabowo menyoroti bahwa para atlet penyandang disabilitas telah menunjukkan prestasi gemilang di ajang internasional, termasuk Asian Games 2022 dan Paralympic Tokyo 2020. Namun, ia menilai masih banyak kendala yang menghambat perkembangan mereka, seperti kurangnya fasilitas ramah disabilitas, terbatasnya akses pendanaan, serta minimnya program pembinaan yang berkelanjutan.
- Pengadaan sarana latihan yang dapat diakses, termasuk lapangan, kolam renang, dan pusat kebugaran yang dilengkapi dengan peralatan khusus.
- Peningkatan alokasi anggaran untuk program pengembangan atlet disabilitas, baik pada tingkat pusat maupun daerah.
- Pembentukan tim pelatih bersertifikat yang memahami kebutuhan khusus atlet penyandang disabilitas.
- Penguatan kerja sama dengan lembaga internasional untuk pertukaran ilmu dan peluang kompetisi.
Presiden juga meminta kementerian terkait, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Sosial, untuk berkoordinasi secara intensif dalam menyusun kebijakan yang menyeluruh. Ia menekankan bahwa inklusi dalam bidang olahraga bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam program konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh para atlet.
Sejumlah organisasi olahraga menyambut positif seruan Prabowo. Ketua POC Indonesia, nama tidak disebutkan, menyatakan bahwa dukungan pemerintah akan mempercepat proses persiapan atlet menjelang Asian Games 2026 di Jakarta‑Palembang serta Paralympic 2028.
Di samping itu, pemerintah berencana meluncurkan portal digital yang memuat data lengkap tentang fasilitas olahraga inklusif, beasiswa, serta jadwal kompetisi nasional bagi penyandang disabilitas. Portal tersebut diharapkan dapat memudahkan pencarian informasi dan mempercepat proses pendaftaran bagi atlet yang ingin berkompetisi.
Dengan komitmen yang lebih kuat, diharapkan prestasi olahragawan disabilitas Indonesia dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang mendukung keberagaman dan inklusi dalam dunia olahraga.




