Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Manajer Luis de la Fuente baru saja mengumumkan daftar 26 pemain yang akan mewakili Spanyol di Piala Dunia FIFA 2026. Di antara 26 nama tersebut, Marcos Llorente dari Atletico Madrid menjadi salah satu sorotan utama karena perannya yang semakin vital di lini pertahanan serta kemampuan menyerangnya yang fleksibel. Keputusan ini menandai fase baru bagi skuad La Roja yang kini menonjolkan keberadaan delapan pemain Barcelona dan tidak menampilkan satu pun pemain Real Madrid.
Keberangkatan Spanyol ke turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini bukan sekadar perjalanan rutin. Tim nasional baru saja menyelesaikan penampilan gemilang di Kejuaraan Eropa 2024 dengan meraih semua kemenangan, kemudian mengukir medali emas di Olimpiade Paris 2024. Kombinasi kemenangan continental dan olimpik menempatkan Spanyol pada posisi historis, berpeluang menjadi negara pertama yang memegang tiga gelar sekaligus: kejuaraan Eropa, Olimpiade, dan Piala Dunia.
Profil Marcos Llorente dalam Daftar Nasional
Marcos Llorente, yang bermain sebagai bek sayap kanan maupun gelandang bertahan untuk Atletico Madrid, masuk dalam daftar pertahanan bersama nama‑nama seperti Marc Cucurella, Alejandro Grimaldo, dan Aymeric Laporte. Llorente dikenal karena kecepatan, stamina, serta kemampuan menembus lini lawan dari sisi kanan. Selama musim 2023/2024, ia mencatat rata‑rata tiga tembakan per pertandingan dan dua assist, sekaligus membantu Atletico meraih posisi empat di La Liga.
Peran ganda Llorente memberi fleksibilitas taktis bagi de la Fuente. Ia dapat beralih menjadi gelandang tengah ketika situasi pertandingan menuntut penambahan kreativitas, atau kembali menjadi bek kanan untuk menambah kedalaman pertahanan. Kemampuan menyesuaikan diri ini menjadi nilai tambah penting, mengingat Spanyol kini mengandalkan formasi 4‑3‑3 yang menuntut bek kanan yang mampu membantu serangan.
Komposisi Skuad Spanyol: Dominasi Barcelona, Tanpa Real Madrid
Daftar pemain menampilkan dominasi Barcelona dengan delapan pemain termasuk Lamine Yamal, Pedri, Gavi, dan Ferran Torres. Sementara itu, Real Madrid tidak memiliki perwakilan satu pun, sebuah hal yang belum pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia Spanyol. De la Fuente menegaskan bahwa pemilihannya tidak dipengaruhi oleh afiliasi klub, melainkan berdasarkan kualitas dan kesiapan pemain.
- Penjaga gawang: Unai Simón (Athletic Bilbao), David Raya (Arsenal), Joan García (Barcelona).
- Bek: Marc Cucurella (Chelsea), Alejandro Grimaldo (Bayer Leverkusen), Pau Cubarsí (Barcelona), Aymeric Laporte (Athletic Bilbao), Marc Pubill (Atlético Madrid), Eric García (Barcelona), Marcos Llorente (Atlético Madrid), Pedro Porro (Tottenham Hotspur).
- Gelandang: Pedri (Barcelona), Fabián Ruiz (Paris Saint‑Germain), Martín Zubimendi (Arsenal), Gavi (Barcelona), Rodri (Manchester City), Álex Baena (Atlético Madrid), Mikel Merino (Arsenal).
- Penyerang: Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), Dani Olmo (Barcelona), Nico Williams (Athletic Bilbao), Yeremy Pino (Crystal Palace), Ferran Torres (Barcelona), Borja Iglesias (Celta de Vigo), Víctor Muñoz (Osasuna), Lamine Yamal (Barcelona).
Dengan formasi tersebut, Llorente akan berkolaborasi langsung dengan bek lain seperti Eric García dan Pedro Porro, serta mendapatkan dukungan dari gelandang seperti Rodri dan Gavi untuk transisi cepat ke serangan.
Mengapa Llorente Penting untuk Strategi Spanyol
Strategi de la Fuente menekankan pressing tinggi dan penguasaan bola. Dalam skema ini, bek kanan harus mampu menahan serangan lawan, sekaligus ikut serta dalam fase menyerang. Llorente memiliki catatan statistik yang kuat dalam duel satu lawan satu, serta rata‑rata dua intersepsi per pertandingan di liga domestik. Kecepatan larinya memungkinkan tim menutup ruang bagi penyerang lawan, sementara kemampuan crossing yang akurat memberi peluang bagi penyerang seperti Ferran Torres dan Dani Olmo.
Selain itu, Llorente pernah mencatat tiga gol penting melawan tim-tim kuat Eropa, menunjukkan bahwa ia tidak hanya bertahan tetapi juga mampu memberi kontribusi di kotak penalti lawan. Kesiapan mentalnya juga terbukti ketika ia menjadi bagian penting dalam kualifikasi Euro 2024, dimana Spanyol mengamankan posisi pertama grup dengan selisih poin yang signifikan.
Harapan dan Tantangan di Piala Dunia 2026
Spanyol dijadwalkan memulai fase grup melawan Cape Verde pada 15 Juni, diikuti oleh pertandingan melawan Saudi Arabia dan Uruguay. Llorente diprediksi akan menjadi starter sejak laga pembuka, mengingat kebutuhan tim akan kecepatan dan ketangguhan di sisi kanan. Namun, tantangan tak kalah besar datang dari tim‑tim Asia dan Amerika Selatan yang kini menampilkan taktik defensif ketat dan serangan balik cepat.
Jika Llorente dapat mengeksekusi peran ganda secara konsisten, Spanyol memiliki peluang besar untuk melewati fase grup dengan selisih gol positif, membuka jalan menuju babak knockout yang selalu dipenuhi tekanan tinggi.
Secara keseluruhan, kehadiran Marcos Llorente di skuad Piala Dunia 2026 bukan sekadar tambahan pemain, melainkan elemen strategis yang dapat menghubungkan lini pertahanan dan serangan. Kombinasi pengalaman di kompetisi top Eropa, fleksibilitas taktis, dan semangat juang menjadikannya kandidat kuat untuk menjadi bintang di panggung dunia dan membantu Spanyol menorehkan sejarah baru.




