Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Pada tanggal 26 Juni 2023, saat perlombaan Jogja Marathon berlangsung, seorang marshal terlihat berlari tanpa menempelkan BIB resmi. Kejadian ini memicu pertanyaan di kalangan peserta dan penonton, terutama karena marshal tersebut berada di jalur yang sama dengan Danrem Pamungkas, panglima daerah militer setempat, dan ajudannya.
Marshal tersebut kemudian menjelaskan bahwa kebingungan muncul akibat penempatan BIB yang tidak konsisten pada hari itu. Ia menyatakan bahwa niatnya semata‑mata untuk memastikan keselamatan peserta, bukan untuk melanggar peraturan.
- 08:00 – Pagi hari, lomba dimulai; marshal berada di titik kontrol utama.
- 08:15 – Marshal terlihat berlari tanpa BIB, menimbulkan kehebohan di media sosial.
- 09:00 – Pihak panitia mengeluarkan klarifikasi mengenai prosedur BIB.
- 10:30 – Marshal dan ajudan Danrem bertemu di pos akhir, saling menyampaikan permohonan maaf.
- 11:00 – Kedua pihak berpelukan sebagai simbol penyelesaian konflik.
Setelah pertemuan tersebut, Marshal Jogja Marathon dan ajudan Danrem Pamungkas mengungkapkan permintaan maaf secara terbuka. Kedua pihak menegaskan bahwa insiden ini tidak mencerminkan sikap profesional masing‑masing, melainkan sebuah kesalahpahaman yang dapat diselesaikan melalui dialog.
Pernyataan resmi panitia marathon menambahkan bahwa prosedur BIB akan ditinjau kembali untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Sementara itu, Danrem Pamungkas menekankan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan dan penyelenggara acara olahraga demi menjaga keamanan dan kelancaran kompetisi.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa komunikasi yang jelas dan kesediaan untuk memperbaiki kesalahan merupakan kunci utama dalam menyelesaikan konflik, terutama di tengah acara publik yang melibatkan banyak pihak.




