Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa geopolitik laut harus menjadi pijakan utama bagi inovasi dan kemajuan peradaban Indonesia. Dalam pernyataannya, ia menyoroti kekayaan hayati laut yang melimpah sebagai sumber daya strategis yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Megawati menekankan bahwa laut Indonesia tidak hanya berperan sebagai jalur perdagangan, melainkan juga sebagai laboratorium hidup yang menyediakan bahan baku bioteknologi, energi terbarukan, serta peluang pengembangan industri berbasis maritim. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku industri, untuk bersinergi dalam riset dan pengembangan yang berkelanjutan.
Beberapa fokus utama yang disorot meliputi:
- Pengembangan produk farmasi dan nutrisi berbasis bioaktif laut.
- Eksplorasi energi ombak dan arus laut sebagai sumber listrik bersih.
- Penerapan teknologi sensor dan pemetaan untuk konservasi ekosistem pesisir.
- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program beasiswa dan pelatihan maritim.
Selain itu, Megawati menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung perlindungan ekosistem laut serta pemberdayaan komunitas pesisir, agar inovasi tidak mengorbankan kelestarian lingkungan.
Dengan menempatkan geopolitik laut sebagai pusat inovasi, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan daya saing global, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat kedaulatan nasional di wilayah perairan yang strategis.




