Menaker Minta Balai K3 Proaktif Cegah Kecelakaan Kerja

Frankenstein45.Com – 15 April 2026 | Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam kunjungannya ke Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menegaskan pentingnya peran balai tersebut dalam menurunkan angka kecelakaan kerja di Indonesia. Ia menuntut agar Balai K3 tidak hanya bersikap reaktif, melainkan mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengidentifikasi dan menanggulangi risiko sejak dini.

Beberapa langkah konkret yang diharapkan Menaker antara lain:

  • Melakukan inspeksi rutin ke perusahaan-perusahaan dengan tingkat risiko tinggi.
  • Mengembangkan program pelatihan keselamatan yang terstandarisasi untuk pekerja dan manajer lapangan.
  • Mengoptimalkan sistem pelaporan kecelakaan berbasis digital sehingga data dapat dipantau secara real time.
  • Memberikan rekomendasi perbaikan teknis, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dan pemasangan perangkat pengaman pada mesin.
  • Berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penegakan peraturan K3 di tingkat lokal.

Balai K3 diharapkan juga menyusun peta risiko nasional yang memuat titik-titik rawan kecelakaan, serta menyusun panduan operasional bagi perusahaan dalam melakukan penilaian risiko (risk assessment). Dengan pendekatan yang sistematis, diharapkan angka kecelakaan kerja dapat turun secara signifikan dalam lima tahun ke depan.

Yassierli menutup pertemuan dengan menekankan bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi bagian integral dari budaya perusahaan. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.