Mendag: Stok minyak goreng aman, harga naik dipicu biaya plastik
Mendag: Stok minyak goreng aman, harga naik dipicu biaya plastik

Mendag: Stok minyak goreng aman, harga naik dipicu biaya plastik

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pasokan minyak goreng di Indonesia berada pada level yang aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Ia menyatakan bahwa tidak ada kekhawatiran mengenai kelangkaan barang pokok ini, meskipun harga di pasar menunjukkan tren kenaikan.

  • Produktivitas tinggi dari produsen dalam negeri.
  • Impor minyak goreng yang terus berlanjut sesuai kebutuhan.
  • Penyimpanan dan distribusi yang efektif melalui jaringan logistik nasional.

Sementara itu, peningkatan harga minyak goreng di pasar dipicu oleh kenaikan biaya produksi, khususnya biaya plastik yang digunakan untuk kemasan. Kenaikan harga bahan baku plastik berdampak pada biaya pengemasan akhir, yang kemudian diteruskan ke konsumen.

Berikut beberapa penyebab utama kenaikan biaya plastik:

  1. Lonjakan harga minyak mentah dunia yang menjadi bahan baku utama produksi plastik.
  2. Penurunan pasokan resin plastik akibat gangguan rantai pasokan global.
  3. Kebijakan pemerintah terkait pajak dan regulasi lingkungan yang meningkatkan biaya produksi.

Menteri Budi Santoso menambahkan bahwa pemerintah terus memantau situasi pasar dan siap mengambil langkah-langkah kebijakan bila diperlukan untuk melindungi konsumen dari fluktuasi harga yang berlebihan.

Secara keseluruhan, meskipun harga minyak goreng mengalami kenaikan, pemerintah menegaskan bahwa stok barang tetap aman dan cukup untuk memenuhi permintaan nasional.