Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat merencanakan pembentukan 750 batalyon teritorial pembangunan (Yon TP) hingga tahun 2029. Menteri Pertahanan menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan utama menurunkan angka kriminalitas serta menggerakkan roda perekonomian nasional.
Strategi pembentukan Yon TP meliputi beberapa langkah kunci:
- Peningkatan kehadiran keamanan di wilayah-wilayah rawan kejahatan.
- Pemberdayaan masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur dan usaha mikro.
- Penciptaan lapangan kerja bagi warga sipil dan tentara yang memasuki masa pensiun.
- Koordinasi lintas sektor antara TNI, kepolisian, dan pemerintah daerah.
Dengan jumlah total 750 batalyon, masing‑masing diperkirakan akan menampung sekitar 300 personel, termasuk prajurit aktif, warga sipil, dan tenaga ahli. Diharapkan kehadiran mereka dapat menurunkan tingkat kejahatan hingga 20 % dalam lima tahun pertama.
Selain itu, Yon TP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui pembangunan fasilitas publik, pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap usaha kecil dan menengah. Pemerintah menargetkan pertumbuhan PDB regional meningkat 1,5 % per tahun berkat program ini.
Implementasi program akan diawasi oleh Kementerian Pertahanan bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan sinergi kebijakan serta akuntabilitas penggunaan anggaran.




