Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa operasional Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) akan menjadi titik penting dalam memperkuat jaringan integrasi transportasi publik di ibu kota. Menurut Menhub, stasiun ini tidak hanya melayani penumpang KRL, tetapi juga terhubung secara mulus dengan moda transportasi lain seperti LRT, MRT, dan layanan bus rapid transit (BRT).
Stasiun KRL JIS terletak strategis di kawasan yang dikelilingi oleh stadion internasional, area komersial, serta perumahan. Dengan fasilitas transfer yang dirancang khusus, penumpang dapat berpindah antar moda tanpa harus menempuh jarak jauh atau mengalami kepadatan lalu lintas.
Beberapa poin utama yang diungkapkan Menhub antara lain:
- Integrasi tiket terpadu yang memungkinkan penggunaan satu kartu untuk KRL, LRT, MRT, dan BRT.
- Peningkatan frekuensi kereta pada jam sibuk untuk mengurangi waktu tunggu.
- Penyediaan jalur pedestrian dan fasilitas penunjang seperti lift, eskalator, serta ruang tunggu yang nyaman.
- Pengembangan area parkir terpadu untuk mendukung mobilitas park-and-ride.
Menhub menambahkan bahwa integrasi ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kemacetan di sekitar stadion, terutama pada saat acara berskala besar. Selain itu, penggunaan transportasi publik yang lebih efisien diharapkan dapat mengurangi emisi karbon dan mendukung target kota hijau.
Implementasi penuh Stasiun KRL JIS dijadwalkan selesai pada kuartal ketiga 2024, dengan fase uji coba layanan yang dimulai pada akhir 2023. Menhub mengajak seluruh pihak, termasuk operator transportasi dan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam memaksimalkan manfaat integrasi ini.




