Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa proyek Jembatan Donat di kawasan Dukuh Atas akan menjadi titik persimpangan utama bagi enam moda transportasi, memperkuat konsep Transit Oriented Development (TOD) di pusat Jakarta.
Jembatan ini dirancang untuk menghubungkan secara langsung jaringan transportasi massal, termasuk:
- MRT (Mass Rapid Transit) – jalur Lebak Bulus‑Bundaran HI
- LRT (Light Rail Transit) – jalur Jabodebek
- KRL Commuter Line – Stasiun Manggarai
- TransJakarta Busway – koridor utama di sekitar Dukuh Atas
- Bus kota dan angkutan kota lainnya
- Moda pejalan kaki dan sepeda dengan jalur khusus
Dengan mengintegrasikan enam moda tersebut, diharapkan pergerakan penumpang dapat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, menurunkan tingkat kemacetan, serta mengurangi emisi karbon di wilayah ibukota.
Selain manfaat mobilitas, proyek ini juga diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di sekitar area Dukuh Atas melalui pengembangan kawasan komersial, perkantoran, dan hunian yang terintegrasi dengan jaringan transportasi.
Implementasi konsep TOD di Jakarta menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dan meningkatkan kualitas hidup warga.




