Menhub Kawal Proses Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Menhub Kawal Proses Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Menhub Kawal Proses Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin turun langsung ke lokasi kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur untuk mengawasi proses evakuasi korban. Kecelakaan terjadi pada pagi hari ketika dua rangkaian kereta bertabrakan di lintasan yang sama, menimbulkan kerusakan berat pada gerbong serta menimbulkan sejumlah korban luka.

Setelah menerima laporan, tim SAR dan petugas PT KAI segera melakukan penanganan, meliputi pemindahan penumpang yang terjebak, pemberian pertolongan pertama, dan pengevakuasian ke rumah sakit terdekat. Proses evakuasi berlangsung secara berurutan dengan mengutamakan keselamatan penumpang yang paling kritis.

Berikut rangkaian tindakan yang dilakukan selama evakuasi:

  • Tim SAR menyiapkan peralatan pemotong dan alat bantu angkat untuk membuka pintu gerbong yang rusak.
  • Petugas medis memberikan pertolongan pertama di lokasi dan menyiapkan ambulans untuk transportasi ke rumah sakit.
  • Bobby Rasyidin memerintahkan pengecekan keseluruhan jalur serta peralatan sinyal untuk mencegah kecelakaan lanjutan.
  • Dudy Purwagandhi mengkoordinasikan penempatan tenaga kerja tambahan serta memastikan ketersediaan logistik evakuasi.
  • Pengamanan area dilakukan oleh aparat kepolisian dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas serta melindungi korban dan saksi.

PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan keluarga, serta berjanji akan memberikan kompensasi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk mempercepat perbaikan jalur dan mengembalikan layanan kereta api secepat mungkin.

Hingga saat ini, jumlah korban luka masih dalam proses pendataan, namun tidak ada laporan korban meninggal dunia. Evakuasi diperkirakan selesai dalam beberapa jam ke depan, setelah semua penumpang berhasil dipindahkan dan gerbong yang rusak diangkut ke depot perbaikan.