Frankenstein45.Com – 15 Mei 2026 | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Belarus pada pekan ini untuk meninjau industri strategis negara tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia memperluas jaringan kerja sama bilateral, khususnya dalam bidang alat berat dan pertanian modern.
Selama berada di Minsk, Menko Airlangga bertemu dengan pejabat setempat serta pengelola perusahaan manufaktur alat berat yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade. Diskusi difokuskan pada potensi transfer teknologi, pemasaran produk Indonesia di pasar Eropa‑Timur, serta pembentukan joint venture yang dapat meningkatkan kapasitas produksi kedua belah pihak.
Di sektor pertanian, delegasi Indonesia meninjau fasilitas produksi mesin pertanian modern, termasuk traktor, combine harvester, dan sistem irigasi otomatis. Para ahli Belarus menekankan pentingnya mekanisasi untuk meningkatkan produktivitas lahan, sementara Menko Airlangga menyoroti kebutuhan petani Indonesia akan teknologi yang adaptif terhadap kondisi tropis.
- Alat berat: peluang kerjasama dalam produksi excavator, bulldozer, dan loader dengan standar internasional.
- Pertanian modern: pengadaan traktor berdaya tinggi, sistem pemupukan presisi, serta pelatihan teknis bagi petani Indonesia.
- Transfer pengetahuan: program magang bagi insinyur Indonesia di pabrik Belarus dan pertukaran riset agronomi.
Menko Airlangga menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat proses mekanisasi di Indonesia, mengurangi ketergantungan pada impor, serta membuka peluang ekspor alat berat dan mesin pertanian buatan Indonesia ke pasar Eropa‑Timur. Ia juga mengajak para pelaku industri dalam negeri untuk memanfaatkan peluang investasi yang ditawarkan oleh pemerintah Belarus, termasuk insentif fiskal dan kemudahan perizinan.
Visitasi ini menandai langkah strategis Indonesia dalam memperluas diversifikasi mitra ekonomi di luar kawasan tradisional, sekaligus memperkuat posisi negara sebagai pemain aktif dalam rantai nilai industri berat dan agrikultur global.




