Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko) Airlangga menegaskan bahwa tidak ada penundaan dalam proses ekspor komoditas strategis melalui skema satu pintu yang dikelola oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Menko menolak keras kabar yang menyebutkan bahwa tata kelola ekspor tersebut ditunda, dan memastikan bahwa target pelaksanaan tetap pada 1 Juni 2026.
Skema satu pintu yang diusung DSI bertujuan menyederhanakan prosedur ekspor, mengurangi waktu dan biaya bagi pelaku usaha. Dalam rangka menyiapkan jadwal tersebut, DSI telah melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait, bea cukai, serta lembaga pengawas standar kualitas.
Berikut adalah beberapa poin utama yang disampaikan Menko Airlangga:
- Jadwal ekspor tetap pada 1 Juni 2026 tanpa perubahan.
- Rumor penundaan tidak berdasar dan tidak mendapat dukungan data resmi.
- Semua persyaratan teknis dan regulasi telah dipenuhi oleh DSI.
- Penerapan skema satu pintu akan meningkatkan daya saing komoditas Indonesia di pasar global.
Komoditas strategis yang termasuk dalam skema ini meliputi kelapa sawit, kopi, kakao, serta beragam rempah pilihan. Berikut rangkuman singkat mengenai masing‑masing komoditas:
| Komoditas | Volume Target (ton) | Pasar Utama |
|---|---|---|
| Kelapa Sawit | 2.000.000 | India, China |
| Kopi | 350.000 | Jepang, Amerika Serikat |
| Kakao | 150.000 | Belanda, Jerman |
| Rempah Pilihan | 80.000 | Uni Eropa, Timur Tengah |
Reaksi dari asosiasi pedagang dan produsen umumnya positif. Mereka menyambut keputusan Menko yang menegaskan kepastian waktu, sehingga dapat menyesuaikan rencana produksi dan logistik. Namun, beberapa pihak tetap menekankan pentingnya pengawasan mutu yang ketat untuk menghindari potensi penolakan barang di pasar tujuan.
Menko Airlangga menutup dengan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor ekspor, khususnya komoditas strategis, melalui kebijakan yang transparan dan terukur. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkoordinasi demi tercapainya target 1 Juni 2026 tanpa hambatan.




