Frankenstein45.Com – 10 April 2026 | Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pendidikan memegang peran kunci dalam memutus mata rantai kemiskinan. Menurutnya, hanya lewat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.
Muhaimin menyoroti bahwa akses pendidikan yang merata, terutama di daerah‑daerah tertinggal, akan membuka peluang kerja yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas. Ia menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat program beasiswa, perbaikan infrastruktur sekolah, serta pelatihan keterampilan bagi lulusan agar siap bersaing di pasar kerja.
Beberapa langkah konkret yang disebutkan antara lain:
- Peningkatan anggaran pendidikan nasional untuk menambah fasilitas belajar.
- Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang menyesuaikan dengan kebutuhan industri.
- Pemberian beasiswa penuh bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
- Peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan.
Menko Muhaimin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Ia berharap bahwa dengan sinergi tersebut, generasi muda dapat mengakses pendidikan berkualitas, mengurangi kesenjangan sosial, dan pada akhirnya memutus rantai kemiskinan yang selama ini melingkupi banyak keluarga Indonesia.




