Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyambut hangat kedatangan kembali sembilan warga negara Indonesia yang terlibat dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Mereka tiba di Tanah Air pada Minggu lalu setelah berhasil kembali dari wilayah Gaza, tempat mereka sempat terperangkap akibat tindakan penahanan Israel.
Dalam sambutan resmi di Bandara Soekarno-Hatta, Sugiono menegaskan bahwa kepulangan WNI tersebut merupakan bukti komitmen Indonesia terhadap perlindungan warga negaranya di luar negeri. Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas internasional dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Menlu menambahkan bahwa tindakan Israel yang memblokir akses bantuan kemanusiaan dan menahan kapal kemanusiaan melanggar prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa dan hak asasi manusia. Ia menuntut agar komunitas internasional bersama-sama mengecam pelanggaran tersebut dan mengambil langkah konkret untuk menegakkan keadilan.
- Nama-nama WNI yang kembali: Ahmad Fauzi, Siti Nurhaliza, Budi Santoso, dan enam lainnya.
- Misi Global Sumud Flotilla 2.0 bertujuan mengirim bantuan medis, pangan, dan perlengkapan dasar ke Gaza.
- Israel menuduh kapal tersebut melanggar zona larangan, namun tidak ada bukti konkret yang menguatkan klaim tersebut.
Sugiono juga mengingatkan bahwa Indonesia akan terus memantau situasi di wilayah tersebut dan siap memberikan dukungan diplomatik bagi upaya penyelesaian damai. Ia berharap kepulangan WNI ini menjadi momentum bagi dunia untuk lebih memperhatikan hak-hak warga sipil yang terdampak konflik.




